Peringatan Isra Mi’raj 2026 di SMK 17 Agustus 1945 Semarang

Semarang, Jawa TengahSMK 17 Agustus 1945 Semarang menggelar kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan penuh khidmat dan antusias. Peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual bagi peserta didik.

Peringatan Isra Mi’raj dilaksanakan bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, sebagaimana tercantum dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Momen ini dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan keteladanan Rasulullah SAW kepada para siswa.

Isra Mi’raj, Peristiwa Agung dalam Sejarah Islam

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha (Mi’raj) untuk menerima perintah salat lima waktu. Secara substansial, Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya salat sebagai tiang agama, kedisiplinan, serta ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum refleksi, khususnya bagi generasi muda, agar semakin kuat dalam menjalankan ibadah dan berakhlak mulia.

Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj di SMK 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj di SMK 17 Agustus 1945 Semarang disusun secara sistematis dan edukatif. Acara berlangsung tertib serta dihadiri oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Sambutan Guru Agama: Pentingnya Keteladanan Rasulullah

Acara dibuka dengan sambutan dari Ibu Elisna selaku guru Pendidikan Agama Islam. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sarana pembentukan karakter siswa.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kedisiplinan salat dan akhlak Rasulullah SAW. Nilai-nilai ini harus diterapkan oleh siswa tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibu Elisna dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkuat keimanan siswa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Tausiyah Ustad Candra: Salat sebagai Pondasi Kehidupan

Memasuki acara inti, Ustad Candra hadir sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan sejarah Isra Mi’raj secara runtut, mulai dari perjalanan Rasulullah SAW hingga turunnya perintah salat lima waktu.

Hikmah Isra Mi’raj untuk Pelajar

Menurut Ustad Candra, salat memiliki peran sentral dalam membentuk kepribadian seorang muslim, terutama bagi pelajar.

“Jika salatnya baik, maka perilaku dan akhlaknya pun akan baik. Isra Mi’raj mengingatkan kita bahwa salat adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” tutur Ustad Candra di hadapan para siswa.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan salat sebagai benteng diri dari pengaruh negatif, serta sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, Ustad Candra menekankan pentingnya meneladani sifat Rasulullah SAW seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab, yang sangat relevan dengan dunia pendidikan.

Doa Bersama sebagai Penutup Kegiatan

Setelah tausiyah selesai, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Slamet. Doa dipanjatkan agar seluruh warga SMK 17 Agustus 1945 Semarang senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta keberkahan dalam setiap aktivitas. Suasana doa berlangsung khusyuk dan penuh harap. Momen ini menjadi penutup yang bermakna dalam rangkaian peringatan Isra Mi’raj tahun 2026.

Peran Sekolah dalam Menanamkan Nilai Keislaman

Sebagai lembaga pendidikan, SMK 17 Agustus 1945 Semarang terus berkomitmen untuk menyeimbangkan pendidikan akademik dan spiritual. Melalui kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mi’raj, sekolah berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat diterapkan melalui pendekatan religius yang humanis dan relevan dengan kehidupan siswa.

Dengan terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 ini, diharapkan para siswa SMK 17 Agustus 1945 Semarang semakin memahami makna salat dan mampu mengamalkannya secara konsisten. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, serta kepekaan sosial di lingkungan sekolah.

Ayo Jadikan Isra Mi’raj sebagai Titik Perubahan

Peringatan Isra Mi’raj bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk diamalkan. Mari jadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dukung terus kegiatan positif di sekolah dan bagikan inspirasi kebaikan ini kepada sesama!

Ikuti terus informasi kegiatan sekolah dan berita edukatif lainnya agar tidak ketinggalan kabar terbaru.

Follow Sosial Media Kami :

Baca juga : Sinergi Deep Learning di SMK 17 Agustus 1945 Semarang

Lokasi SMK 17 Agustus 1945 Semarang

 

#IsraMiraj2026
#SMK17Agustus1945Semarang
#PendidikanKarakter
#SalatTiangAgama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *